Semarang – Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Universitas Diponegoro menunjukkan komitmennya dalam mendukung Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) mewujudkan Kampus Sehat melalui partisipasi dalam webinar bertajuk “Jaga Diri, Kenali Status untuk Cegah Transmisi HIV di Masyarakat”, yang diselenggarakan pada Sabtu (25/7) secara daring melalui Zoom.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan HIV, kesadaran untuk melakukan pemeriksaan status HIV, serta mengurangi stigma terhadap Orang dengan HIV (ODHIV) melalui edukasi berbasis bukti ilmiah.
Sebagai salah satu kolaborator utama, RSND menghadirkan dua dokter spesialis yang juga merupakan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, yaitu Dr. dr. Nur Farhanah, M.Si.Med., Sp.PD-KPTI sebagai narasumber dan dr. Setyo Gundi Pramudo, Sp.PD sebagai moderator. Kehadiran keduanya menjadi bentuk kontribusi RSND dalam menyebarluaskan informasi kesehatan yang akurat sekaligus memperkuat peran rumah sakit pendidikan dalam mendukung kegiatan akademik dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Dr. dr. Nur Farhanah menyampaikan materi mengenai pentingnya mengenali status HIV sebagai langkah awal pencegahan transmisi di masyarakat. Sementara itu, sesi diskusi akan dipandu oleh dr. Setyo Gundi Pramudo sehingga peserta dapat memperoleh pemahaman yang komprehensif serta kesempatan untuk berdialog langsung dengan para narasumber.
Selain menghadirkan narasumber dari RSND, webinar ini juga menghadirkan Dr. dr. Mochamad Abdul Hakam, Sp.PD, FINASIM, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, sebagai pembicara yang memberikan perspektif mengenai upaya pengendalian HIV dari sisi kebijakan dan program kesehatan masyarakat.
Partisipasi RSND dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dalam mewujudkan Program Kampus Sehat. Melalui kontribusi tenaga medis dan akademisi, RSND turut mendukung peningkatan literasi kesehatan, pencegahan penyakit, serta penguatan budaya hidup sehat di lingkungan sivitas akademika maupun masyarakat.
RSND meyakini bahwa edukasi merupakan salah satu strategi penting dalam menekan angka penularan HIV. Dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, cara pencegahan, serta pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan HIV, diharapkan semakin banyak individu yang terdorong untuk menjaga kesehatan diri sekaligus berkontribusi dalam memutus rantai transmisi HIV di masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, RSND berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap informasi kesehatan yang benar dan terpercaya, salah satunya adalaha RSND, sehingga terwujud lingkungan yang lebih sehat, produktif, dan bebas stigma sesuai dengan semangat “Jaga Diri, Kenali Status untuk Cegah Transmisi HIV di Masyarakat.”
(Humas RSND)




