Semarang, 14 Januari 2026 — Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Semarang kini memiliki layanan stereotactic mammography-guided biopsy, yaitu prosedur biopsi kelainan payudara berbasis teknologi mamografi canggih yang memungkinkan pengambilan jaringan hingga terkecil secara presisi, minim luka tanpa harus rawat inap, serta memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pasien.

Kehadiran layanan ini menjadi langkah strategis RSND dalam memperkuat upaya deteksi dini dan diagnosis kanker payudara di Jawa Tengah. Dengan dukungan teknologi terkini, RSND kini mampu memberikan pelayanan biopsi payudara setara dengan pusat layanan kanker modern, sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah maupun luar negeri untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan.

Dokter Spesialis Bedah Onkologi RSND, dr. Djoko Handojo, M.Si.Med., Sp.B., Subsp.Onk(K)., FINACS., FICS., menyampaikan bahwa layanan ini merupakan capaian penting bagi pengembangan layanan onkologi di RSND.

“Ini merupakan capaian yang sangat baik bagi RSND. RSND kini telah dilengkapi alat mamografi modern dengan kualitas unggulan di Jawa Tengah. Dengan teknologi tersebut, pasien dapat memperoleh pemeriksaan biopsi payudara secara lebih dini, presisi, dan nyaman, bahkan untuk pengambilan jaringan yang sangat kecil,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Dokter Spesialis Radiologi Konsultan RSND, dr. Rr. Lydia Purna Widyastuti Setjadiningrat Kuntjoro, Sp.Rad(K)., menambahkan bahwa teknologi ini memberikan akurasi diagnostik yang lebih tinggi.

“Teknologi ini sangat modern.  Dengan alat ini, biopsi dapat dilakukan secara presisi dengan luka yang sangat minimal. Harapannya, pasien lebih nyaman dan diagnosis dapat ditegakkan secara akurat,” jelasnya.

Layanan ini dilaksanakan oleh Tim Skrining RSND, yang terdiri dari:

  1. Djoko Handojo, M.Si.Med., Sp.B., Subsp.Onk(K)., FINACS., FICS.
  2. Eka Yudhanto, M.Si.Med., Sp.B., Subsp.Onk(K)., FINACS.
  3. Edmond Rukmana Wikanta, M.Si.Med., Sp.B., Subsp.Onk(K)., FINACS., FICS.
  4. Rr. Lydia Purna Widyastuti Setjadiningrat Kuntjoro, Sp.Rad(K).
  5. Ratya Kirana Sadono, Sp.Rad.
  6. Yovi Nitawardani Prayitno, Sp.PA.
  7. Fenny Halim, Sp.PA.

Melalui layanan ini, RS Nasional Diponegoro menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan berbasis teknologi modern, meningkatkan akurasi diagnosis, mempercepat penentuan terapi, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pasien. -Humas RSND-

YouTube