Semarang, 24 April 2026 – Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) bersama Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) menyelenggarakan Workshop Clinical Teaching bagi Dokter dan Tenaga Kesehatan pada 24–25 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, bertempat di Gedung Serbaguna Lantai 3 FK Undip serta DMSC.

Workshop ini diikuti oleh para pembimbing klinik dari berbagai profesi kesehatan, mulai dari dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi, hingga tenaga kesehatan lainnya seperti keperawatan, farmasi, gizi, K3RS, kebidanan, radiologi, terapi wicara, dan psikologi klinis.

Direktur Utama RSND yang diwakili oleh Manager SDM RSND, dr. Annta Kern Nugrohowati, M.Si., Sp.GK(K), dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada FK Undip atas dukungan sarana dan prasarana, baik secara online maupun offline, sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik.

Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan clinical teaching ini tidak hanya diperuntukkan bagi dokter dan dokter gigi, tetapi juga mencakup seluruh tenaga kesehatan lintas profesi, termasuk K3RS, kebidanan, dan psikologi. Hal ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran klinik yang komprehensif dan terintegrasi di lingkungan RSND.

Sementara itu, Dekan FK Undip yang diwakili oleh Wakil Dekan, dr. Muflihatul Muniroh, M.Si., Med., Ph.D., menyampaikan bahwa RSND merupakan rumah sakit pendidikan utama Universitas Diponegoro. Kegiatan clinical teaching ini sangat disambut baik karena memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan klinik bagi mahasiswa dan tenaga kesehatan.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya kerja sama yang baik antara RSND dan FK Undip, serta berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang dalam memajukan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dalam melakukan pembimbingan klinik, termasuk metode pengajaran, komunikasi efektif, hingga penilaian berbasis praktik (workplace-based assessment). Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pembimbing klinik mampu memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi peserta didik di lingkungan rumah sakit.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama RSND dan FK Undip dalam meningkatkan mutu pendidikan tenaga kesehatan serta memperkuat peran sebagai rumah sakit pendidikan yang unggul dan berdaya saing. (Humas RSND)

This will close in 0 seconds

YouTube