Peserta Workshop Ethnographic Participant Observation Training for Qualitative Study yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegoro (Undip) melalui Diponegoro Medical Science Center (DMSC) mengikuti kegiatan hospital tour dan observasi lapangan di Rumah Sakit Nasional Diponegoro pada Rabu, 25 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik pembelajaran metode observasi partisipan dalam penelitian kualitatif di bidang Kesehatan,dan pada hari ini dipandu oleh dr. Rebriarina Hapsari, M.Sc, Sp.MK(K) sebagai Ketua Program Studi Mikrobiologi Klinik FK UNDIP dan proses ini merupakan salah satu bagian dari Study Intercept (INTerrupting prolifERation of Carbapenem resistance in Indonesia: clinical and genomic Evaluation of Pathways of Transmission antara Undip dan Liverpool School of Tropical Medicine (LSTM)

Hospital tour tersebut dipandu oleh Kasi Pengembangan Rumah Sakit, Intani Fiska Marterasari, S.Kep.,Ners.,M.Kep dan didampingi oleh fasilitator pelatihan, Russell Dacombe, PhD., yang berperan sebagai Senior Research Associate LSTM yang memberikan arahan kepada peserta mengenai teknik melakukan observasi di lingkungan pelayanan kesehatan. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk mengamati secara langsung dinamika pelayanan di rumah sakit serta memahami berbagai aspek interaksi yang terjadi dalam praktik pelayanan kesehatan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta melakukan observasi di sejumlah unit pelayanan rumah sakit, meliputi Instalasi Rawat Jalan, Rawat Inap, Hemodialisis (HD), ICU, PICU/ NICU, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Radiologi, serta Laboratorium. Observasi dilakukan dengan menggunakan instrumen yang telah disusun pada sesi pelatihan sebelumnya dan Kesan positif yang disampaikan oleh Russell Dacombe, Ph.D, pada RSND “luar biasa, sebuah RS Pendidikan yang tampak terus berkembang dan mengikuti kemajuan teknology dan sudah dilengkapi fasilitas teknologi canggih seperti MRI dan mamografi untuk memberikan penanganan terbaik bagi pasien serta pelayanan yang unggul.

Kegiatan ini menggunakan pendekatan participant observation, di mana peserta mengamati sekaligus mencatat proses, interaksi, dan konteks sosial dalam praktik pelayanan kesehatan. Kegiatan hospital tour ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk memahami penerapan metode etnografi dalam penelitian kesehatan melalui pengamatan di lapangan.

Workshop Ethnographic Participant Observation Training sendiri berlangsung selama tiga hari, yaitu pada 24–26 Februari 2026. Selain kegiatan observasi lapangan, pelatihan ini juga mencakup materi mengenai dasar-dasar penelitian kualitatif, konsep etnografi, teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi, serta analisis data kualitatif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam melakukan penelitian kualitatif berbasis etnografi sehingga mampu menghasilkan kajian yang lebih komprehensif dalam bidang kesehatan. (Humas RSND)

YouTube