Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan kegiatan bertajuk Peningkatan Deteksi Dini Kanker Payudara melalui Edukasi dan Pemeriksaan USG ABUS (Automated Breast Ultrasound System) pada Selasa (28/4) di RSND, Semarang.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen RSND dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan, khususnya peningkatan kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara. Melalui kegiatan edukasi dan layanan pemeriksaan dengan teknologi modern, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pencegahan dan penanganan kanker payudara sejak dini.

Dalam sambutannya, Ketua DWP RSND, Ibu Sitta Chirana Agus Setiyo, menyampaikan bahwa kegiatan seminar ini diharapkan dapat menambah wawasan, meningkatkan kesadaran, serta mendorong para perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan, baik fisik maupun mental. Menurutnya, di tengah beragam aktivitas dan peran yang dijalani perempuan, kesehatan sering kali menjadi aspek yang terabaikan. Oleh karena itu, kegiatan semacam ini dinilai sangat penting dan relevan.

Direktur Utama RSND, dr. Agus Setiyo Hadipurwanto, M.Kes., dalam sambutannya menegaskan bahwa deteksi dini merupakan langkah strategis dalam menekan angka kesakitan dan kematian akibat kanker payudara. RSND, lanjutnya, terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan unggulan dengan dukungan teknologi medis terkini guna memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua DWP Undip, Ibu Dewi Suharnomo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pengurus DWP atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada peserta untuk memperoleh layanan pemeriksaan ABUS

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan serta pengetahuan mengenai kanker payudara merupakan hal penting yang perlu mendapat perhatian serius dari setiap perempuan. Ia menambahkan bahwa masih banyak perempuan yang merasa ragu atau takut melakukan pemeriksaan karena kekhawatiran terhadap hasil yang akan diperoleh. Kehadiran RSND, menurutnya, diharapkan semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mudah diakses.

Pada sesi inti, peserta memperoleh materi edukasi dari dr. Djoko Handojo, M.Si.Med., Sp.B., Subsp.Onk(K)., FINACS., FICS., mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap kanker payudara, faktor risiko, serta langkah penanganan medis yang tepat. Materi berikutnya disampaikan oleh dr. Rr. Lydia Purna Widyastuti Setjaningrat Kuntjoro, Sp.Rad(K)., yang menjelaskan peran radiologi serta teknologi USG ABUS dalam mendukung deteksi dini kanker payudara.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Antusiasme peserta juga terlihat pada sesi permainan dan pembagian doorprize yang menambah semarak acara. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan harapan agar kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin semakin meningkat.

Selain seminar edukasi, RSND juga membuka layanan pemeriksaan USG ABUS yang dilaksanakan pada 29 April hingga 8 Mei 2026 bagi peserta khusus pengurus DWP UNDIP dengan kuota terbatas.

Melalui kegiatan ini, RSND menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang inovatif, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien, sekaligus mendorong budaya hidup sehat melalui deteksi dini penyakit (Humas RSND)

This will close in 0 seconds

YouTube