RSND, Semarang (21/2) – Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan acara Tarhib Ramadhan serta Khotmil Qur’an ke-281 yang diinisiasi oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) UNDIP dan RSND. Acara ini berlangsung pada Jumat, 21 Februari 2025, bertempat di Aula drg. Gunawan Wibisono Lab Sentral FK UNDIP dengan menghadirkan penceramah nasional, Ustadz Wijayanto.

Sebagai shohibul bait, RSND UNDIP berperan aktif dalam menyukseskan acara ini. Direktur RSND, dr. Agus Setiyo Hadipurwanto, M.Kes., menyambut baik terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa RSND terus berkembang menjadi rumah sakit unggulan dengan tenaga medis yang terdiri dari dokter spesialis dan subspesialis. “RSND telah berdiri selama sembilan tahun dan semakin maju dengan layanan medis berkualitas yang langsung ditangani oleh dokter spesialis. Kami berharap dengan adanya pengajian ini, RSND semakin mendapat berkah dan terus menjadi yang terdepan dalam pelayanan pasien serta rumah sakit pendidikan FK UNDIP,” ungkapnya.

Tarhib Ramadhan kali ini mengusung tema “Memaknai Bulan Ramadhan untuk Meningkatkan Kualitas Iman” dan dirangkaikan dengan Khotmil Qur’an ke-281. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran umat Muslim dalam mempersiapkan diri menghadapi ibadah puasa serta memperkuat kualitas keimanan.

Ketua DWP UNDIP, Dewi Widayani Suharnomo, mengucapkan terima kasih kepada RSND sebagai tuan rumah yang telah menyediakan fasilitas serta mendukung penuh acara ini. “Pemilihan RSND sebagai lokasi pengajian bertujuan untuk menambah keberkahan. Rumah sakit merupakan tempat yang penuh berkah karena berperan dalam melayani dan membantu kesembuhan pasien,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi kerja keras Ketua DWP Unit Pelaksana RSND, Siti Chirana Agus Setiyo, beserta pengurus yang telah memastikan acara berlangsung dengan khidmat dan lancar.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Wijayanto menekankan bahwa hari Jumat adalah hari terbaik dalam sepekan, sedangkan bulan Ramadhan adalah bulan terbaik dalam setahun. Oleh karena itu, umat Muslim harus bersiap menyambut bulan suci dengan berbagai amalan yang mendatangkan keberkahan. “Saat ini kita berada di bulan Syaban, yang memiliki beberapa peristiwa penting yang nantinya menjadi amalan utama di bulan Ramadhan,” jelasnya.

Beberapa peristiwa penting di bulan Syaban yang beliau sampaikan antara lain: pertama, turunnya ayat perintah untuk bershalawat. Kedua, perubahan arah kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka’bah di Masjidil Haram. Ketiga, bulan diangkatnya amal ibadah kepada Allah SWT. Rasulullah SAW pun senang jika amalnya diangkat saat beliau dalam keadaan berpuasa. Keempat, bulan para pecinta Al-Qur’an, yang dalam beberapa riwayat disebut sebagai Syahrul Qur’an. Meskipun membaca Al-Qur’an dianjurkan sepanjang waktu, tetapi ada momen-momen tertentu yang lebih ditekankan, seperti bulan Ramadhan dan Syaban.

Menjelang datangnya bulan Ramadhan, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak shalawat, menjalankan sholat wajib dan sunnah, rajin membaca Al-Qur’an, serta mengamalkan ibadah lain seperti bersedekah dan berzakat.

Dengan adanya Tarhib Ramadhan ini, diharapkan umat Muslim dapat menyambut bulan suci dengan hati yang bersih, semangat berbagi, dan meningkatkan ketakwaan demi meraih kemenangan di bulan penuh berkah. (EA)

YouTube