Malnutrisi merupakan suatu permasalahan gizi yang dialami oleh hampir semua negara di dunia, baik malnutrisi pada anak maupun dewasa. Masalah gizi tidak boleh diabaikan karena masalah gizi pada suatu kelompok umur tertentu akan mempengaruhi status gizi pada periode siklus kehidupan berikutnya.

Dalam rangka melakukan tindakan preventif, kuratif dan rehabilitatif terhadap masalah malnutrisi yang terjadi di masyarakat, Rumah Sakit Nasional Diponegoro mensosialisasikan penatalaksanaan gizi untuk mencegah malnutrisi pada pasien penyakit kronik kepada Dokter Faskes Pertama, Perawat, dan Tenaga Kesehatan lainnya dalam acara Mini Simposium  A-Z of Malnutrition in Chronic Disease ( Diabetes, Hypertension, Chronic Kidney Disease, Stroke) pada hari Sabtu, 6 Oktober 2018 bertempat di Aula Lantai 5 Laboratorium Sentral Rumah Sakit Nasional Diponegoro Semarang.

Acara dibuka oleh Direktur Medik dan Keperawatan RSND, dr. Djoko Widyarto JS,.DHM,MH.Kes, pukul 08.45 WIB dilanjutkan dengan materi yang dibawakan oleh 4 (empat) narasumber yaitu dr. Sigid Kirana Lintang Bhima, Sp.KF; dr. Etisa Adi Murbawani, M.Si., Sp.GK; dr. Annta Kern N., M.Si.,Sp.GK dan dr. Istianti Taurina Meilani dari BPJS Kesehatan cabang Semarang.

Harapan dengan diselenggarakannya mini simposium ini yaitu adanya penanganan gizi yang lebih baik sehingga meningkatkan efektivitas terapi, memperbaiki respon pasien terhadap obat-obatan dan upaya penyembuhan, mengurangi lenght of stay, menurunkan angka kematian dan akhirnya mengurangi biaya satuan pelayanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *