Semarang, 5 April 2026 — Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) menyelenggarakan kegiatan peringatan World Sleep Day 2026 pada Minggu pagi (5/4) yang diikuti oleh masyarakat umum, tenaga kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini berlangsung meriah dan edukatif, dimulai dari kawasan Car Free Day (CFD) hingga rangkaian acara di RSND.

Acara diawali dengan berkumpulnya peserta di area parkir RSND dan dilanjutkan dengan jalan bersama menuju Jembatan Sikatak. Setelah itu, peserta mengikuti senam bersama sebagai bentuk kampanye gaya hidup sehat. Kegiatan resmi dibuka dengan sambutan dari Ketua PERHATI-KL Cabang Jawa Tengah Utara, Dr. dr. Dwi Antono, Sp. T.H.T.B.K.L., Subsp. Onk (K), dilanjutkan oleh Direktur Utama RSND, dr. Agus Setiyo Hadipurwanto, M.Kes.

Dalam sambutannya, Ketua PERHATI-KL Cabang Jawa Tengah Utara menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan telinga, hidung, tenggorok, serta gangguan tidur yang kerap berkaitan erat dengan bidang tersebut.

Direktur Utama RSND menegaskan komitmen rumah sakit untuk terus meningkatkan layanan kesehatan, khususnya dalam penanganan gangguan tidur. “RSND akan terus mengembangkan fasilitas dan layanan kesehatan terkait gangguan tidur guna menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tim dan pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini.

Ketua Panitia World Sleep Day 2026 sekaligus dokter THT dan Sleep Clinic RSND, dr. Kanti Yunika, Sp. T.H.T.B.K.L., Subsp. LF (K), dalam sambutannya menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas tidur. Ia menyampaikan bahwa tidur yang baik merupakan salah satu pilar utama kesehatan, namun sering kali diabaikan. Edukasi mengenai sleep hygiene menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan berbagai gangguan kesehatan.

Dukungan juga datang dari Lurah Tembalang, Ibu Asih Sri Windarti, S.T., yang mengapresiasi kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Tembalang. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, terlebih karena memberikan edukasi yang sangat dibutuhkan masyarakat. Banyak dari kami yang sebelumnya belum mengetahui adanya World Sleep Day—ternyata tidur juga memiliki hari perayaan khusus,” ungkapnya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama, edukasi mengenai sleep hygiene, serta quiz dan door prize yang menarik antusiasme peserta. RSND juga menyediakan pojok konsultasi, di mana pengunjung dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis dari berbagai bidang, seperti THT-BKL, neurologi, gizi klinik, dan anestesiologi-terapi intensif, terkait kesehatan tidur dan gangguan tidur. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan GDS atau kadar gula darah sewaktu, kolesterol dan asam urat secara gratis.

Peserta kemudian diajak kembali ke RSND untuk mengikuti mini hospital tour, dilanjutkan dengan jamuan makan bersama. Kegiatan ditutup dengan sesi trial CPAP di Ruang Lavender RSND, yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih jauh terapi gangguan tidur, khususnya sleep apnea.

Melalui kegiatan ini, RSND berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tidur yang berkualitas serta memperkuat peran rumah sakit sebagai pusat layanan kesehatan tidur yang komprehensif dan terpercaya. (Humas RSND)

This will close in 0 seconds

YouTube