Penanaman Baoba Asam Meriahkan RSND Go Green 2016

RSND Go Green

RSND Go GreenRumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) adakan acara RSND GO Green 2016 dengan menanam sejumlah 585 bibit tanaman penghijauan yang terdiri dari 5 jenis tanaman dimana salah satunya adalah jenis tanaman langka yaitu Baoba Asam ( Asam Buto) (Adansonia digitata), jumat, 4/3 di lingkungan RSND. Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian lingkungan sekaligus langkah untuk menghijaukan area RSND yang saat ini masih terkesan gersan.

 

Acara yang diawali dengan kegiatan senam bersama ini di hadiri oleh sejumlah mitra dan kolega RSND dan Universitas Diponegoro seperti Badan Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan Provinsi Jateng, Chombiphar, BNI, BRI, Bni, Bank Mandiri dan BTN yang kesemuanya ini mensuport penuh kegiatan Go Green 2016. Adapun 5 jenis tanaman yang ditanam yaitu Flamboyan (delonix regia), Biola Cantik (Ficus lyrata/ Ficus pandurata), Mahoni (Swietenia mahagoni ), Baoba asam (asam buto) (Adansonia digitata), Sikat botol (Callistemon viminalis).

 RSND Go Green

Prof.Dr.dr.Susilo Wibowo,MS.Med.,Sp.And yang didampingi oleh Rektor Undip, Prof. DR. Yos Johan Utama, SH, M.Hum saat menerima secara simbolis Pohon Baoba sumbangan dari CEO BNI Kantor Wilayah Semarang, Eben Eser Nainggolan, mengatakan dalam sambutannya bahwa, “Nantinya akan ada 3 buah pohon Baoba asam yang akan di tanam di lingkungan RSND”. “Harapanya pohon baoba ini akan menjadi Landmark dari UNDIP yang perduli akan hijaunya lingkungan” tambahnya. Menurutnya sesuai dengan literatur pohon baobab ini memiliki sifat dapat menyimpan banyak air. “sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air di kawasan UNDIP sendiri”, ujarnya.