Sindrom Down merupakan salah satu sindrom klinis akibat kelainan kromosom yang prevalensnya tinggi. Anak sindrom Down menunjukkan karakteristik klinis yang khas dan sering menderita berbagai penyakit akibat dari berbagai kelainan organ dan fungsi tubuh sebagai akibat dari kelainan kromosom tersebut. Kelainan bawaan yang seringkali dijumpai pada sindrom Down adalah penyakit jantung bawaan. Selain itu anak dengan sindrom Down juga memiliki pola pertumbuhan yang khas, tidak dapat disamakan dengan anak yang tidak sindrom Down. Hambatan perkembangan juga terjadi di semua aspek sehingga memahami dan mengelola sindrom  Down harus dilakukan dengan pendekatan komprensif dari berbagai aspek agar kesehatan yang optimal bagi anak sindrom Down dapat tercapai.

Mini Simposium Awam ini diadakan oleh RS Nasional Diponegoro agar dapat memberikan informasi yang komprehensif tentang sindrom Down kepada awam (orangtua, guru dan masyarakat lainnya yang berminat), tenaga medis dan para medis di layanan primer pada hari Sabtu lalu, 29 Juni 2019 bertempat di Aula Lantai 5 Laboratorium Sentral Rumah Sakit Nasional Diponegoro Semarang.

Acara dibuka oleh Direktur Keuangan dan SDM RSND , Dr. dr. Tri Indah Winarni, M.Si.Med.,PA, pukul 08.15 WIB dilanjutkan dengan materi yang dibawakan oleh 7 (tujuh) narasumber yaitu dr. Anindita Soetadji, Sp. A(K); Dr. dr. Tri Indah Winarni, M.Si.Med.,PA; Dr. dr.Agustini Utari, MSi.Med, SpA(K); dr. Dimas Tri Anantyo, Sp.A; dr. Farid Agung Rahmadi, M.Si.Med, Sp.A; dr. Mulyono, Sp.A dan dr. Rahmi Isma Asmara Putri, Sp.KFR, M.Si,. Med       Harapan dengan diselenggarakannya simposium ini yaitu anak – anak dengan sindrom Down dapat dirawat dengan lebih baik sehingga dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *