Selama ini, masyarakat beranggapan bahwa membersihkan sayuran dan bahan makanan sudah cukup dengan dicuci menggunakan air keran. Sudah menjadi rahasia umum bahwa sebagian petani menyemprotkan pestisida pada sayur dan buah untuk menghalau hama agar tidak terjadi gagal panen.  Namun ternyata, air keran belum sepenuhnya menghilangkan pestisida  dan bahan-bahan berbahaya lainnya. Hal tersebut ditunjukkan oleh stand Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) di CFD Simpang Lima, Minggu pagi, 11/11, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional.

Direktur RSND, Prof.Dr.dr.Susilo Wibowo,MS.Med.,Sp.And, mengungkapkan, “Saat ini banyak kasus anak-anak mengalami gangguan hormon seperti penis kecil dan lain sebagainya yang disebabkan oleh banyak mengonsumsi makanan yang mengandung pestisida dan logam berat seperti timbal (Pb)”. Dengan demikian, menghilangkan pestisida penting untuk menjaga kesehatan.

Pada stand itu, dipraktekkan cara ozonisasi

pada bahan makanan. Ozon adalah disinfektan yang kuat, sehingga dengan ozonisasi dapat menghilangkan residu pestisida dan zat kimia berbahaya lainnya pada bahan makanan baik sayur,buah maupun ikan dan daging.

Di CFD kemarin, stand Rumah Sakit Nasional Dipone

goro (RSND) juga membuka konsultasi kecantikan bersama dokter spesialis kulit kelamin RSND. Tidak hanya ibu-ibu dan remaja putri, bahkan bapak-bapak juga ikut mendatangi stand dan berkonsultasi. “Saya beruntung nih, bisa konsultasi gratis dengan dokter spesialis kulit ”, ujar Bambang (51), seorang pengunjung dari  Kedungmundu.

 

Selain itu, tim gizi RSND dan dokter spesialis gizi klin

ik juga memberikan edukasi kepada pengunjung CFD tentang pemberian MP-ASI dan pemilihan bahan makanan untuk MP-ASI. Terlihat antusiasme ibu-ibu yang membawa anak balita, ingin mengetahui bagaimana cara pembuatan MP ASI dan memilih bahan makanan yang sehat. Mereka juga menikmati bubur MP ASI dan nuget yang disediakan di stand tersebut.

RSND membuka stand di CFD ini dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke 54, bersama dengan Paguyuban Rumah Sakit se-Kota Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *