Peresmian Unit Hemodialisa

Rumah Sakit Nasional Diponegoro meresmikan layanan hemodialisa atau layanan cuci darah, jumat (26/5). Direktur RSND Prof Dr.dr. Susilo Wibowo mengungkapkan bahwa layanan hemodialisa sangatlah diperlukan di RSND karena untukmembantu masyarakat yang menderita penyakit gagal ginjal.

“Unit ini diharapkan dapat menjadi solusi  bagi penderita gagal ginjal, dengan disiplin yang tinggi maka bukan tidak mungkin pasien dengan gagal ginjal dapat bertahan hingga 14 tahun. Kami tentusaja siap membantu segala lapisan masyarakat, apalagi RSND juga melayani pasien BPJS,” ujarnya.

“Saat ini kami baru menyediakan 5 unit hemodialisa dari rencana 12 unit. Untuk penanganan cuci darah setiap pasien membutuhkan waktu antara 4-4,5jam sehingga dalam satu hari kami dapat melayani sebanyak 8 pasien,” imbuhnya.

“Satu unit hemodialisa ditempatkan di ICU, karena banyak pasien yang menderita sakit parah juga mengalami kerusakan ginjal. Sehingga dengan adanya satu alat hemodialisa di ICU maka pasien tidak perlu dipindahkan”.